Trisila menurut bung karno


Pancasila bila disederhanakan menjadi tiga sila adalah

1. Sosio kebangsaan/nasionalisme

2. Sosio kerakyatan/demokrasi

3. yang ber keTuhanan

lalu apa maksud dari tiga sila tersebut??

inilah nasinalisme, demokrasi dan keTuhanan menurut bung karno (penggali pancasila)

A. Sosio-nasionalisme

1. Sosio-nasionalisme adalah “nasionalisme kemasyarakatan”, nasionalisme yang mencari selamatnya seluruh masyarakat dan bertindak menurut wet-wet nya masyarakat…

2. Sosio-nasionalisme adalah nasionalisme politik dan nasionalisme ekonomi,…suatu nasionalisme yang mencari keberesan politik dan keberesan ekonomi, keberesan negeri dan keberesan rejeki…

3. Nasionalis yang bukan Chauvinis, tak boleh tidak haruslah menolak segala faham pengecualian yang sempit-budi itu. Nasionalis yang sejati, yang nasionalismenya itu bukan semata-mata suatu copie atau tiruan dari nasionalisme barat, akan tetapi timbul dari rasa cinta akan manusia dan kemanusiaan.

B. Sosio-demokrasi

1. Sosio demokrasi adalah timbul karena sosio-nasionalisme. Sosio-semokrasi adalah pola demokrasi yang berdiri dengan dua-dua kakinya di dalam masyarakat. Sosio-demokrasi tidak ingin mengabdi kepentingan sesuatu gundukan kecil saja, tetapi kepentingan masyarakat. Sosio-demokrasi bukanlah demokrasi ala Netherland, ala jerman, dan lain-lain, tetapi ia adalah demokrasi sejati yang mencari keberesan politik dan ekonomi, keberesan negeri, dan keberesan rejeki.

2. Berilah bangsa kita satu demokrasi yang tidak liar. Berilah bangsa kita satu demokrasi gotong-royong yang tidak jegal-jegalan. Berilah bangsa kita satu demokrasi terpimpin !!!

3. Demokrasi Indonesia sejak jaman purbakala mula adalah demokrasi terpimpin, dan ini adalah karakteristik demokrasi asli di benua Asia. Demokrasi terpimpin adalah demokrasi kekeluargaan tanpa anarkhinya liberalisme, dan tanpa autokrasinya diktator.

C. KeTuhanan

Keyakinan Bung Karno percaya terhadap Tuhan YME tercermin dalam pidato pengukuhan gelar honoris causa di IAIN Jakarta:

“…ya kalau saudara tanya apakah Bung Karno itu percaya kepada Tuhan ? Saya Menjawab: ya, saya percaya kepada Tuhan. Karena itu, dengan keyakinan saya berkata, negara yang tidak menyembah Tuhan, akhirnya akan cilaka, lenyap dari muka bumi.”

Keutuhan jiwa Bung Karno juga tercermin dalam tulisan Bung Karno, Sarinah Kewajiban Wanita dalam perdjoeangan Republik Indonesia:

…Dan…entah dimengerti orang atau tidak…saya mencintai sosialisme, oleh karena saya ber-Tuhan dan menyembah Tuhan. Saya mencintai sosialisme karena saya mencintai Islam. Saya mencintai sosialisme dan berjuang untuk sosialisme itu, malahan sebagai salah satu ibadah kepada Allah. Didalam cita-cita politikku aku ini nasionalis, di dalam cita-cita sosialku, aku ini sosialis, di dalam cita-cita sukmaku aku ini sama sekali Theis. Sama sekali percaya kepada Tuhan, Sama sekali ingin mengabdi kepada Tuhan…”

About these ads

8 comments on “Trisila menurut bung karno

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s